Berikut ini adalah contoh-contoh media transmisi yang menggunakan kabel, kecuali….
a. Fiber Optic
b. Wireless
c. STP
d. Coaxial/Coax/BNC
Pembahasan :
a).Fiber Optic merupakan media transmisi jaringan berbasis kabel serat optic yang dapat
digunakan untuk transmisi-transmisi modulasi.
b).Wireless merupakan media transmisi nirkabel yang sedang ngetrend saat ini.
c).STP (Shielded Twisted Pair) merupakan salah satu jenis kabel TP (Twisted Pair) yang memberikan jaminan
proteksi lebih karena memiliki lapisan kedua setelah kulit kabel berupa alumunium foil. Sangat cocok digunakan di luar ruangan.
d).Coaxial atau bisa disebut Coax atau sebagian orang menyebutnya kabel BNC merupakan media transmisi kabel yang dapat dijalankan tanpa banyak menggunakan Repeater.
Protokol umum yang sering digunakan oleh mailserver adalah, kecuali….
a. SMTP
b. POP3
c. IMAP
d. TCP/IP
Pembahasan :
a).SMTP (Simple Mail Transfer Protokol) merupakan sebuah protocol umum yang fungsinya
sebagai panampung dan pendistribusi e-mail. Port yang digunakan oleh protocol ini adalah port 25.
b).POP3 (Post Office Protokol v3) merupakan protocol yang digunakan agar user dapat mengambil dan membaca e-mail.
c).IMAP (Internet Mail Application Protocol) merupakan protocol yang berfungsi sama seperti POP3.
d).TCP/IP merupakan alamat sebuah PC yang berjumlah 32bit yang berfugsi sebagai alamat suatu computer yang terhubung ke suatu jaringan.
Sebuah program aplikasi yang bertugas untuk menerima permintaan paket dan memberinya balasan berupa paket yang di inginkan client disebut….
a. Client
b. Peer to Peer
c. Client-Server
d. Server
Pembahasan :
a).Client merupakan sebuah computer yang bertugas untuk mengakses permintaan kepada Server.
b).Peer to Peer merupakan sebuah jenis jaringan computer dimana memiliki kedudukan yang sama.
c).Client-Server merupakan sebuah jenis jaringan computer dimana ada yang menjadi client(pengakses) dan server(pemberi akses).
d).Server merupakan sebuah program dimana berfungsi untuk melayani permintaan paket dari seorang clien dan membalas peket yang diminta.
Dibawah ini merupakan program-program atau aplikasi e-mail secara umum, kecuali….
a. MTA
b. MDA
c. SMTP
d. MUA
Pembahasan :
a).MTA (Mile Transfer Agent) sebuah program dalam sebuah mail server yang berfungsi sebagai pengirim dan pentransfer e-mail antar computer menggunakan SMTP.
b).MDA (Mail Delivery Agent) merupakan sebuah program dalam mail server yang bekerjasama dengan MTA untuk menangani e-mail dan mendistribusikanya sesuai mailbox user.
c).SMTP (Simple Mail Transfer Protokol) merupakan sebuah protocol umum yang fungsinya sebagai panampung dan pendistribusi e-mail. Port yang digunakan oleh protocol ini adalah port 25.
d).MUA (Mail User Agent) merupakan sebuah program pada mail server memungkinkan user dapat membaca e-mail. Contohnya seperti Mozilla Mail, Mutt, Microsoft Outlook, dll.
Dari pernyataan dibawah ini yang merupakan kekurangan dari topologi bus adalah….
a. Sulit dalam pengelolaan
b. Jika satu node putus maka koneksi jaringan tidak akan berfungsi
c. Membutuhkan konsentrator
d. Konfigurasi dan pengkabelan cukup sulit
Pembahasan :
a).Sulit dalam pengelolaan ini merupakan salah satu kekurangan dari topologi ring.
b).Jika satu node putus, maka jaringan tidak akan berfungsi merupakan salah satu kekurangan dari topologi bus
c).Membutuhkan konsentrator atau node tengah merupakan kekurangan dari topologi star, karena node tengah ini sebagai pusat jaringan.
d).Konfigurasi kabel yang cukup sulit merupakan karakteristik kekurangan dari topologi tree.
Server yang berfungsi sebagai pemberi akses/pertukaran transfer data antara dua computer adalah….
a. Mail Server
b. DHCP Server
c. FTP Server
d. Web Server
Pembahasan :
a).Mail Server merupakan sebuah program server yang menangani keluar masuknya mail dari setiap user.
b).DHCP Server merupakan sebuah program server yang memudahkan pegalokasian alamat IP kepada setiap user dalam suatu jaringan.
c).FTP Server merupakan sebuah program server yang dapat memberikan akses/pertukaran transfer file atau data antara dua computer/lebih.
d).Web Server merupakan sebuah program server yang melayanai permintaan paket berupa HTTP dari client dan membalasnya dengan sebuah tampilan berupa HTML Page kepada client tersebut.
Televisi termasuk kedalam jenis-jenis transmisi….
a. Tripleks
b. Half Duplex
c. Full Duplex
d. Simplex
Pembahasan :
a).Tripleks merupakan kayu tipis
b).Half Duplex merupakan jenis media transmisi yang memiliki 2 arah namun dalam 1 saluran. Contohnya Walky Talky.
c).Full Duplex merupakan sebuah media transmisi yang memiliki 2 arah dan 2 saluran, contohnya adalah telepon selular.
d).Simplex merupakan sebuah media transmisi yang memiliki 1 arah dan 1 saluran, contohnya adalah radio, televisi, dll.
Berikut ini adalah kelebihan dari sebuah monitor LED, kecuali….
a. Kualitas gambar yang ditampilkan lebih jelas
b. Menggunakan tekhnologi LED
c. Hemat listrik 40%
d. Harganya mahal
Pembahasan :
a).Kualitas gambar yang ditampilkan lebih jelas karena output berupa LED yang berada pada
layar memiliki kerapatan yang maksimal.
b).Menggunakan tekhnologi LED, tekhnologi masa kini yang menampilkan gambar lebih jelas dan tampilan warna yang lebih menarik.
c).Hemat listrik karena penggunaan LED tidak terlalu menghabiskan energy listrik.
d).Harganya mahal karena tekhnologi yang lebih mutakhir.
Yang termasuk perintah external pada DOS adalah….
a. MD
b. CHKDSK
c. DIR
d. CLS
Pembahasan :
a).MD, merupakan perintah internal pada DOS yang berfungsi untuk membuat sebuah direktori baru.
b).CHKDSK merupakan perintah external yang berfungsi sebagai mengecek kapasitas bebas pada HDD kita, selain itu kita juga dapat mengetahui jika ada Bad Sector.
c).DIR merupakan perintah internal pada DOS yang berfungsi untuk melihat isi dari sebuah partisi.
d).CLS merupakan sebuah perintah internal yang berfungsi sebagai pembersih layar pada DOS.
Processor Intel Core I7 menggunakan socket processor dengan tipe….
a. LGA 1156
b. LGA 775
c. AM2+
d. Socket T
Pembahasan :
a).LGA 1156 merupakan sebuah socket processor yang bisa digunakan oleh processor seperti
Core I3, I5, I7.
b).LGA 775 merupakan sebuah socket processor yang dapat digunakan oleh processor seperti Core 2 Duo, Core 2 Quad, Dual Core, dll.
c).AM2+ merupakan sebuah socket yang dapat digunakan oleh processor AMD yang bersocket AM2 dan AM3.
d).Socket T merupakan nama lain dari socket LGA 775.
Bunyi “beep” 2x pada saat kita menyalakan PC menandakan….
a. Kesalahan pada VGA
b. Kesalahan pada memory
c. Kesalahan NIC
d. Kesalahan pada buzzer
Pembahasan :
a).Kesalahan pada VGA biasanya ditandai oleh bunyi “beep” sebanyak 3 kali.
b).Kesalahan pada memory jika bunyi “beep” terjadi 2 kali.
c).Kesalahan pada NIC akan terjadi bunyi “beep” sekali namun panjang.
d).Kesalahan pada buzzer biasanya tidak terjadi bunyi namun dapat booting secara normal.
Komponen lisrik yang berfungsi sebagai penyearah arus listrik adalah….
a. Kapasitor
b. Baterai
c. Resistor
d. Dioda
Pembahasan :
a).Kapasitor merupakan komponen listrik yang berfungsi sebagai penyimpan energy listrik.
b).Baterai adalah suatu komponen dalam kelistrikan yang berfungsi sebagai sumber daripada listrik tersebut.
c).Resistor merupakan komponen kelistrikan yang berfungsi sebagai penghambat arus listrik.
d).Dioda merupakan komponen satu alat kelistrikan yang fungsinya sebagai penyearah arus listrik.
Suatu alat yang dapat kita gunakan sebagai pengukur tegangan listrik adalah….
a. Meteran
b. Termometer
c. Multimeter
d. Ohm meter
Pembahasan :
a).Meteran merupakan suatu alat untuk mengukur panjang benda
b).Termometer merupakan sebuah alat yang dapat digunakan untuk mengukur suhu.
c).Multimeter adalah alat yang dapat membantu kita untuk mengukur sebuah tegangan listrik.
d).Ohm meter merupakan suatu alat yang digunakan untuk mengukur hambatan pada sebuah rangkaian listrik.
Program yang dapat digunakan untuk membuat suatu file berupa presentasi adalah….
a. VM Ware
b. Macromedia Flash
c. Adobe Photoshop
d. Microsoft Power Point
Pembahasan :
a).VM Ware (Virtual Machine Ware) merupakan sebuah program dimana kita dapat membuat mesin simulasi berupa Dekstop PC yang kita kehendaki.
b).Macromedia Flash merupakan sebuah program yang berfungsi untuk membuat sebuah animasi.
c).Adobe Photoshop meupakan sebuah program yang bisa digunakan untuk membuat sebuah desain gambar web, dll.
d).Microsoft Power Point adalah salah satu program dalam Microsoft Office yang berfungsi sebagai pembuat data/file berupa presentasi.
Pada system operasi Debian, printah yang dapat kita gunakan untuk melihat isi direktori adalah ….
a. LS
b. CLEAR
c. NANO
d. MKDIR
Pembahasan :
a).ls merupakan suatu perintah dalam Linux Debian untuk melihat isi sebuah direktori.
b).clear merupakan perintah yang digunakan untuk membersihkan tampilan layar utama dari perintah-perintah yang sudah tidak digunakan.
c).nano merupakan sebuah perintah yang digunakan untuk membuka mengedit sebuah file konfigurasi.
d).mkdir merupakan perintah yang dapat kita gunakan jika hendak membuat direktori baru.
Untuk membuat partisi pada Windows 98, kita dapat mengetikan perintah berupa….
a. DIR
b. MKDIR
c. FDISK
d. IPCONFIG
Pembahasan :
a).DIR, pada system operasi Windows perintah ini digunakan untuk melihat isi dari sebuah
direktori.
b).MKDIR, perintah ini berlaku di Linux Debian untuk membuat sebuah direktori baru.
c).FDISK merupakan perintah external pada SO Windows yang berfungsi sebagai lanhkah awal untuk membuat partisi.
d).IPCONFIG merupakan command pada Windows yang digunaka untuk melihat alamat IP yang sedang digunakan PC tersebut.
Program yang melakukan request terhadap konten dari Internet/Intranet adalah fungsi dari....
a. Proxy
b. Firewall
c. NAT
d. Router
Pembahasan :
a).Proxy merupakan sebuah program yang melakukan request terhadap paket-paket/konten dari Internet/Intranet.
b).Firewall berfungsi untuk mengontrol dan mengatur lalu lintas jaringan.
c).NAT (Network Address Translation) berfungsi sebagai penghubung antara 2 jaringan ke internet menggunakan 1 IP.
d).Router berfungsi sebagai alat yang dapat menghubungkan 2 jaringan yang berbeda segmen IPnya.
Komponen pada sebuah PC yang dapat dilihat, dan diraba oleh panca indera disebut….
a. Firmware
b. Brainware
c. Hardware
d. Software
Pembahasan :
a).Firmware merupakan sebuah program yang ada pada sebuah computer dengan fungsi sebagai penerjemah bahasa computer.
b).Brainware adalah pengguna PC yang menjalankan berbagai program yang ada pada PC tersebut.
c).Hardware merupakan komponen pada sebuah PC yang dapat dilihat, dan diraba oleh panca indera.
d).Software merupakan komponen pada sebuah PC yang hanya bisa dilihat saja.
Processor AMD Athlon X2 memiliki socket yang berjenis….
a. LGA 1156
b. LGA 775
c. AM2+
d. Socket T
Pembahasan :
a).LGA 1156 merupakan sebuah socket processor yang bisa digunakan oleh processor seperti Core I3, I5, I7.
b).LGA 775 merupakan sebuah socket processor yang dapat digunakan oleh processor seperti Core 2 Duo, Core 2 Quad, Dual Core, dll.
c).AM2+ merupakan sebuah socket yang dapat digunakan oleh processor AMD yang bersocket AM2 dan AM3.
d).Socket T merupakan nama lain dari socket LGA 775.
Telepon rumah termasuk kedalam jenis media transmisi….
a. Tripleks
b. Half Duplex
c. Full Duplex
d. Simplex
Pembahasan :
a). Tripleks merupakan kayu tipis
b). Half Duplex merupakan jenis media transmisi yang memiliki 2 arah namun dalam 1 saluran. Contohnya Walky Talky
c). Full Duplex merupakan sebuah media transmisi yang memiliki 2 arah dan 2 saluran, contohnya adalah telepon selular.
d). Simplex merupakan sebuah media transmisi yang memiliki 1 arah dan 1 saluran, contohnya adalah radio,
televisi, dll.
Rabu, 20 November 2019
Kamis, 24 Oktober 2019
seting simpel queue dan queue tree di jaringan lokal
CARA KERJA DAN SETTING BANDWIDTH DI MIKROTIK DENGAN MENGGUNAKAN SIMPLE QUEUE MAUPUN QUEUE TREE
Pada Router Mikrotik sendiri sudah tersedia fitur yang bisa membatasi (limit) quota bandwidth tiap user yang terkoneksi ke Router Mikrotik yaitu Queue. Ada dua macam Queue pada Mikrotik :
Queue Simple : merupakan cara yang mudah dan sederhana untuk melakukan management bandwidth yang diterapkan pada jaringan skala kecil sampai menengah untuk mengatur pemakaian bandwidth upload dan download tiap user yang terkoneksi..
Queue Tree : mirip seperti Queue simple tapi lebih rumit, yaitu dapat melakukan pembatasan bandwidth berdasarkan group bahkan secara hierarki, dimana harus mengaktifkan fitur Mangle pada Firewall jika ingin menggunakan Queue Tree. Queue tree mengimplementasikan fungsi yang lebih kompleks dalam limit bandwidth pada mikrotik dimana penggunaan packet mark nya memiliki fungsi yang lebih baik. Digunakan untuk membatasi satu arah koneksi saja baik itu download maupun upload.
Berikut cara kerja Simple Queue dan Queue Tree :
1. Queue Simple
- antrian diproses sesuai aturan mulai dari yang paling atas sampai yang paling bawah.
- Mengatur aliran paket secara 2 arah (bidirectional).
- Membatasi traffic berdasarkan IP address.
- Satu antrian dapat membatasi traffic 2 arah sekaligus (upload/download).
- Queue Simple akan diproses lebih dulu dibandingkan Queue Tree, jika digunakan secara bersamaan.
- Mendukung penggunaan PCQ sehingga dapat membagi bandwidth secara merata.
- Menerapkan antrian yang ditandai melalui paket di /firewall mangle.
- Pengaturannya sederhana dan statis, untuk admin yang tidak mau ribet dengan traffic control di /firewall mangle.
- Queue Tree
- Setiap antrian akan diproses secara bersama-sama.
- Mengatur aliran paket secara 1 arah (directional).
- Membatasi traffic per IP dengan pengaturan /firewall mangle.
- Membedakan trafik download dan upload dengan pengaturan /firewall mangle.
- Mendukung penggunaan PCQ sehingga dapat membagi bandwidth secara merata.
- Pengaturan antrian melalui paket yang ditandai di /firewall mangle.
- Fleksibel dan butuh pemahaman yang baik di /firewall mangle khususnya tentang traffic control.
Untuk mendapatkan winbox, bisa download Winbox atau bisa juga mendapatkan winbox dari mikrotik yang ada.
Caranya buka browser, tuliskan di address bar http://ipaddressrouter/winbox/winbox.exe
Contohnya :
Untuk setting bandwidth di mikrotik, pertama-tama buka winbox nya maka akan muncul tampilan seperti ini :
Lalu, pilih menu Queues, maka akan muncul tampilan berikut :
Sebelum memulai membatasi Bandwidth internet dengan mikrotik, pastikan Kapasitas Bandwidth Internet yang didapat dari ISP yang digunakan. Agar nilai Bandwidth yang dilimit tidak melebihi alokasi Bandwidth dari ISP. Misalnya bandwidth dari ISP sebesar 1 Mbps, maka limit bandwidth nya diset lebih kecil atau sama dengan 1 Mbps.
Untuk menambahkan Simple Queue baru klik tombol +, maka akan muncul tampilan seperti berikut :
Dari beberapa tab di jendela Simple Queue yang akan digunakan hanya tab General dan tab Advanced saja.
- Pada tab General ada beberapa pilihan yang dapat disetting dimana hal yang perlu diperhatikan pada opsi Target Address dan Max Limit.
Target Address : Isi dari Target Address dengan IP address tertentu yang ingin dilimit Bandwidth nya, misal 192.168.100.0/24. Dari gambar di atas bisa dilihat untuk Target Address kosong, itu berarti konfigurasi limit Bandwidth ini berlaku untuk semua alamat IP.
Max Limit adalah alokasi bandwidth maksimal yang bisa didapatkan user, dan biasanya akan didapatkan user jika ada alokasi bandwidth yang tidak digunakan lagi oleh user lain. Lalu, centang Target Upload dan Target Download untuk mengaktifkan fitur ini dan pilih besar Bandwidth yang ingin dilimit pada Max Limit, misalnya : upload : 256kbps download : 1Mbps. Besar limit Bandwidth untuk upload lebih rendah daripada download nya karena memang user biasanya lebih banyak melakukan download (browsing, download musik, file, dll) daripada upload.
Untuk menentukan waktu kapan dan berapa lama Simple Queue ini akan mulai berjalan dengan memilih opsi Time.
- Pada tab Advanced hal yang perlu diperhatikan pada opsi Interface dan Limit At.
Interface : Pilih interface mana yang ingin dibatasi bandwidthnya, misalnya interface Wlan1 untuk membatasi koneksi internet via wireless. Jika ingin membatasi bandwidth di semua Interface pilih all.
Limit At : untuk alokasi bandwidth terendah yang bisa didapatkan oleh user jika traffic jaringan sangat sibuk. Seburuk apapun keadaan jaringan, user tidak akan mendapat alokasi bandwidth dibawah nilai Limit At ini. Nilainya dapat diisi berapa saja, misalnya diisi upload : 128 kbps download : 512 kbps.
Dari konfigurasi tersebut, maka hasilnya jika semua user sedang memakai koneksi internet dan kondisi jaringan sibuk maka tiap user akan mendapatkan bandwidth sebesar 128kbps/512kbps. Jika satu atau beberapa user tidak sedang menggunakan koneksi maka alokasi bandwidth akan diberikan ke user yang sedang terkoneksi. Dan jika hanya satu user yang menggunakan koneksi maka user itu akan mendapatkan alokasi bandwidth maksimal 256kbps/1Mbps.
Setelah menyetting simple queue sesuai dengan ketentuan diatas, lalu klik ok untuk menambahkan Simple Queue tersebut sehingga akan muncul di queue list.
Untuk menambahkan Queue Tree baru klik tombol +, maka akan muncul tampilan seperti berikut :
1. Parent : untuk menentukan apakah queue yang dipilih bertugas sebagai child queue.
Ada beberapa pilihan default di parent queue tree yang biasanya digunakan untuk induk queue, yaitu :
– Global-in :
Mewakili semua input interface yaitu interface yang menerima input data atau traffic sebelum difilter seperti traffic upload.
– Global-out :
Mewakili semua output interface, dimana interface yang mengeluarkan output data atau traffic yang sudah difilter seperti traffic download.
– Global-total :
Mewakili semua input dan output interface secara bersama, yang merupakan penyatuan dari global-in dan global-out.
– <interface name>: ex: lan atau wan :
Mewakili salah satu interface keluar, dimana hanya traffic yang keluar dari interface ini yang akan diqueue.
- Packet Mark : untuk menandai paket yang sudah ditandai di /ip firewall mangle.
- Priority(1 s/d 8) : untuk memprioritaskan child queue dari child queue lainnya. Priority tidak bekerja pada induk queue. Child Queue yang mempunyai priority satu (1) akan mencapai limit-at lebih dulu dari pada child queue yang berpriority (2).
- Queue Type : untuk memilih type queue yang bisa dibuat secara khusus dibagian queue types.
– Limit At : Bandwidth minimal yang diperoleh oleh target /IP yang di queue.
– Max Limit : Bandwidth maksimal yang bisa dicapai oleh target /IP yang di queue.
– Burst limit : Bandwidth maksimal yang bisa dicapai oleh target /IP yang di queue ketika burst sedang aktif.
– Burst time : Periode waktu dalam detik, dimana data Rate rata-rata dikalkulasikan.
– Burst Threshold : Digunakan ketika data Rate dibawah nilai burst threshold maka burst diperbolehkan. Untuk mengoptimalkan burst nilai burst threshold harus diatas nilai Limit At dan dibawah nilai Max Limit.
Lalu, Klik ok untuk menambahkan Queue tree tersebut, sehingga akan muncul di queue list.
Pada Router Mikrotik sendiri sudah tersedia fitur yang bisa membatasi (limit) quota bandwidth tiap user yang terkoneksi ke Router Mikrotik yaitu Queue. Ada dua macam Queue pada Mikrotik :
Queue Simple : merupakan cara yang mudah dan sederhana untuk melakukan management bandwidth yang diterapkan pada jaringan skala kecil sampai menengah untuk mengatur pemakaian bandwidth upload dan download tiap user yang terkoneksi..
Queue Tree : mirip seperti Queue simple tapi lebih rumit, yaitu dapat melakukan pembatasan bandwidth berdasarkan group bahkan secara hierarki, dimana harus mengaktifkan fitur Mangle pada Firewall jika ingin menggunakan Queue Tree. Queue tree mengimplementasikan fungsi yang lebih kompleks dalam limit bandwidth pada mikrotik dimana penggunaan packet mark nya memiliki fungsi yang lebih baik. Digunakan untuk membatasi satu arah koneksi saja baik itu download maupun upload.
Berikut cara kerja Simple Queue dan Queue Tree :
1. Queue Simple
- antrian diproses sesuai aturan mulai dari yang paling atas sampai yang paling bawah.
- Mengatur aliran paket secara 2 arah (bidirectional).
- Membatasi traffic berdasarkan IP address.
- Satu antrian dapat membatasi traffic 2 arah sekaligus (upload/download).
- Queue Simple akan diproses lebih dulu dibandingkan Queue Tree, jika digunakan secara bersamaan.
- Mendukung penggunaan PCQ sehingga dapat membagi bandwidth secara merata.
- Menerapkan antrian yang ditandai melalui paket di /firewall mangle.
- Pengaturannya sederhana dan statis, untuk admin yang tidak mau ribet dengan traffic control di /firewall mangle.
- Queue Tree
- Setiap antrian akan diproses secara bersama-sama.
- Mengatur aliran paket secara 1 arah (directional).
- Membatasi traffic per IP dengan pengaturan /firewall mangle.
- Membedakan trafik download dan upload dengan pengaturan /firewall mangle.
- Mendukung penggunaan PCQ sehingga dapat membagi bandwidth secara merata.
- Pengaturan antrian melalui paket yang ditandai di /firewall mangle.
- Fleksibel dan butuh pemahaman yang baik di /firewall mangle khususnya tentang traffic control.
Untuk mendapatkan winbox, bisa download Winbox atau bisa juga mendapatkan winbox dari mikrotik yang ada.
Caranya buka browser, tuliskan di address bar http://ipaddressrouter/winbox/winbox.exe
Contohnya :
Untuk setting bandwidth di mikrotik, pertama-tama buka winbox nya maka akan muncul tampilan seperti ini :
Lalu, pilih menu Queues, maka akan muncul tampilan berikut :
Sebelum memulai membatasi Bandwidth internet dengan mikrotik, pastikan Kapasitas Bandwidth Internet yang didapat dari ISP yang digunakan. Agar nilai Bandwidth yang dilimit tidak melebihi alokasi Bandwidth dari ISP. Misalnya bandwidth dari ISP sebesar 1 Mbps, maka limit bandwidth nya diset lebih kecil atau sama dengan 1 Mbps.
Untuk menambahkan Simple Queue baru klik tombol +, maka akan muncul tampilan seperti berikut :
Dari beberapa tab di jendela Simple Queue yang akan digunakan hanya tab General dan tab Advanced saja.
- Pada tab General ada beberapa pilihan yang dapat disetting dimana hal yang perlu diperhatikan pada opsi Target Address dan Max Limit.
Target Address : Isi dari Target Address dengan IP address tertentu yang ingin dilimit Bandwidth nya, misal 192.168.100.0/24. Dari gambar di atas bisa dilihat untuk Target Address kosong, itu berarti konfigurasi limit Bandwidth ini berlaku untuk semua alamat IP.
Max Limit adalah alokasi bandwidth maksimal yang bisa didapatkan user, dan biasanya akan didapatkan user jika ada alokasi bandwidth yang tidak digunakan lagi oleh user lain. Lalu, centang Target Upload dan Target Download untuk mengaktifkan fitur ini dan pilih besar Bandwidth yang ingin dilimit pada Max Limit, misalnya : upload : 256kbps download : 1Mbps. Besar limit Bandwidth untuk upload lebih rendah daripada download nya karena memang user biasanya lebih banyak melakukan download (browsing, download musik, file, dll) daripada upload.
Untuk menentukan waktu kapan dan berapa lama Simple Queue ini akan mulai berjalan dengan memilih opsi Time.
- Pada tab Advanced hal yang perlu diperhatikan pada opsi Interface dan Limit At.
Interface : Pilih interface mana yang ingin dibatasi bandwidthnya, misalnya interface Wlan1 untuk membatasi koneksi internet via wireless. Jika ingin membatasi bandwidth di semua Interface pilih all.
Limit At : untuk alokasi bandwidth terendah yang bisa didapatkan oleh user jika traffic jaringan sangat sibuk. Seburuk apapun keadaan jaringan, user tidak akan mendapat alokasi bandwidth dibawah nilai Limit At ini. Nilainya dapat diisi berapa saja, misalnya diisi upload : 128 kbps download : 512 kbps.
Dari konfigurasi tersebut, maka hasilnya jika semua user sedang memakai koneksi internet dan kondisi jaringan sibuk maka tiap user akan mendapatkan bandwidth sebesar 128kbps/512kbps. Jika satu atau beberapa user tidak sedang menggunakan koneksi maka alokasi bandwidth akan diberikan ke user yang sedang terkoneksi. Dan jika hanya satu user yang menggunakan koneksi maka user itu akan mendapatkan alokasi bandwidth maksimal 256kbps/1Mbps.
Setelah menyetting simple queue sesuai dengan ketentuan diatas, lalu klik ok untuk menambahkan Simple Queue tersebut sehingga akan muncul di queue list.
Untuk menambahkan Queue Tree baru klik tombol +, maka akan muncul tampilan seperti berikut :
1. Parent : untuk menentukan apakah queue yang dipilih bertugas sebagai child queue.
Ada beberapa pilihan default di parent queue tree yang biasanya digunakan untuk induk queue, yaitu :
– Global-in :
Mewakili semua input interface yaitu interface yang menerima input data atau traffic sebelum difilter seperti traffic upload.
– Global-out :
Mewakili semua output interface, dimana interface yang mengeluarkan output data atau traffic yang sudah difilter seperti traffic download.
– Global-total :
Mewakili semua input dan output interface secara bersama, yang merupakan penyatuan dari global-in dan global-out.
– <interface name>: ex: lan atau wan :
Mewakili salah satu interface keluar, dimana hanya traffic yang keluar dari interface ini yang akan diqueue.
- Packet Mark : untuk menandai paket yang sudah ditandai di /ip firewall mangle.
- Priority(1 s/d 8) : untuk memprioritaskan child queue dari child queue lainnya. Priority tidak bekerja pada induk queue. Child Queue yang mempunyai priority satu (1) akan mencapai limit-at lebih dulu dari pada child queue yang berpriority (2).
- Queue Type : untuk memilih type queue yang bisa dibuat secara khusus dibagian queue types.
– Limit At : Bandwidth minimal yang diperoleh oleh target /IP yang di queue.
– Max Limit : Bandwidth maksimal yang bisa dicapai oleh target /IP yang di queue.
– Burst limit : Bandwidth maksimal yang bisa dicapai oleh target /IP yang di queue ketika burst sedang aktif.
– Burst time : Periode waktu dalam detik, dimana data Rate rata-rata dikalkulasikan.
– Burst Threshold : Digunakan ketika data Rate dibawah nilai burst threshold maka burst diperbolehkan. Untuk mengoptimalkan burst nilai burst threshold harus diatas nilai Limit At dan dibawah nilai Max Limit.
Lalu, Klik ok untuk menambahkan Queue tree tersebut, sehingga akan muncul di queue list.
Menguji konfigurasi manajemen bandwidth
Pada pengujian hasil manajemen bandwidth pada jaringan, client akan mendapatkan bandwidth untuk penggunaan jaringan internet. Dalam browsing, client akan merasakan sedikit lama memuat seuatu halaman karena terdapat pembatasan bandwidth oleh ”Simple Queues” yang telah kita konfigurasi tadi. Pada mikrotik, akan terlihat queue yang kita buat untuk masing-masing client akan berubah warna, itu menandakan bahwa client kita sedang aktif menggunakan bandwidth dalam jaringan.
BitMeter
software untuk melihat/mengecek berapa kecepatan upload dan download dari koneksi internet anda baik untuk paket unlimited ataupun kuota yang anda beli dari ISP pilihan anda. kecepatan upload dan download
NetTraffic
untuk monitor kecepatan internet yang ditampilkan kedalam bentuk grafik pekaian perhari/bulanan dan tahunan yang memudahkan anda untuk mengetahui dan mengukur dengan tepat kecepatan dan berapa banyak pemakaian bandwidth internet anda.
SpeedConnect Internet Accelerator
selain menjadi internet/bandwidth meter software ini juga mampu mengoptimalkan koneksi internet dan meningkatkan kecepatan internet anda, browsing, download dan online game jadi lebih cepat.
NetSpeedMonitor
Seperti namanya, software NetSpeedMonitor untuk memonitor kecepatan koneksi internet upload dan download serta fungsi lain seperti catatan/log berapa banyak bandwidht yang anda habiskan perhari atau bulanan. pake software ini koneksi internet paket kuota anda akan jadi lebih terjaga dan terkontrol.
FreeMeter
Simple, ringan dan mengerjakan tugasnya adalah gambaran dari software FreeMeter dengan ukuran file 120KB software ini sudah cukup untuk kamu jadikan sebagai alat untuk mengukur kecepatan koneksi internet, banyaknya bandwidth yang terpakai, ping utility, trace route dll dalam satu paket.
Konfigurasi Manajemen Bandwidth User Hotspot Mikrotik Dengan Queue Tree
Pada kali ini saya akan mencontohkan manajemen bandwidth user hotspot mikrotik dengan queue tree limitasi/batasan kecepatan bandwidth share pada group username yang berbeda.
Contoh kali ini adalah kita akan membuat jaringan hotspot pada kantor, dan akan membuat kebijakan:
- User Profile "Karyawan", yang akan mempunyai limitasi bandwidth share Up To 2Mbps.
- User Profile "Tamu", yang akan mempunyai limitasi bandwidth share Up To 1Mbps.
Setting User Profile "Karyawan"
Kita set/buat User Profile untuk username untuk "Karyawan" yang nantinya mempunyai limitasi bandwidth maksimal 2Mbps untuk semua "karyawan". Dan hanya menggunakan 1 username (Shared User)
Lalu buat users di hotspot seperti gambar dibawah
Setting User Profile "Tamu"
Kita set/buat User Profile untuk username untuk "Tamu" yang nantinya mempunyai limitasi bandwidth maksimal 1Mbps untuk semua "Tamu". Dan hanya menggunakan 1 username (Shared User)
Lalu buat users hotspot seperti gambar dibawah
Terlihat saya set parameter pada opsi "Incoming-Packet-Mark & Outgoing-Packet-Mark" karena pada contoh ini akan menggunakan Queue Tree untuk manajemen bandwidth hotspot dengan packet-mark yang dibuat otomatis oleh Hotspot-User Profile.
Marking paket yang otomatis oleh User-Profile diperlukan mangle dengan action=jump ke chain=hotspot agar tehnik ini dapat berjalan. Karena packet-mark yang dibuat otomatis oleh Hotspot-User Profile berada pada chain=hotspot.
Jika ada User Hotspot yang Login maka akan terdapat otomatis rule mangle mark-packet baru yang ditambahkan oleh User-Profile yang sudah kita buat sebelumnya.
Dengan mangle tersebut bisa kita terapkan manajemen bandwidth menggunakan Queue Tree. Disini kita akan membuat bandwidth share /upto per group client hotspotnya.
Manajemen Bandwidth
Pada step ini kita akan set manajemen bandwidth hotspot mikrotik menggunakan queue tree. Step pertama kita tentukan parent Total Bandwidth Download & Uploadnya.
Kemudian kita buat Child Parent untuk "karyawan", dengan limitasi maksimal download 2mbps dan upload 512kbps untuk group semua user karyawan.
Terakhir kita buat Child Parent untuk "tamu" dengan limitasi maksimal download 1mbps dan upload 512kbps untuk group semua user tamu.
Hasilnya akan menjadi seperti ini :
Dan ini hasil dari speedtest :
![]() |
| Speed Test Karyawan |
![]() |
| Speed Test Tamu |
selesai...
itulah cara Konfigurasi Manajemen Bandwith User Hotspot Mikrotik dengan Queue Tree, jika ada kekurangan dan kesalahan mohon dimaafkan... sekian dan terima kasih.
Langganan:
Postingan (Atom)



















